STIKES TMS HARUMKAN NAMA INDONESIA DI FILIPIN

Stikes TMS Bengkulu kembali mengharumkan nama Indonesia di forum Konferensi Internasional Penelitian Multi Disiplin di Kota Davao City,, Filipina. Konferensi yang diselenggaraan pada tanggal 27-28 September 2018 ini, diikuti oleh lebih seribu peserta dan pembicara dari Indonesia, Malaysia dan Filipina. Delegasidari Indonesia diwakili oleh 3 perguruan tinggi masing-masing Universitas Halu Oleo Kendari 12 peserta, Stikes TMS Bengkulu 2 peserta dan Stikes Mandala Waluya Kendari 2 peserta.

Stikes Tri Mandiri Sakti diwakili oleh Dr. Sanihu Munir, dosen prodi Kesmas, sekaligus Ketua Dewan Penyantun sertaDwiasti Effendi Putri, BSN, MAN, dosen prodi Keperawatan.

Dalam konferensi ini Dr. Sanihu Munir diundang sebagai Keynote Speaker yang membawakan topic: “Roadmap toward Internationalization of Higher Education: Challenge and Opportunity”. Dwiasti Effendy Putri, mendapat kesempatan mempresentasikan makalah hasil penelitiannya tentang Manula di Indonesia. Untuk presentasinya ini, Dwiasti mendapatkan anugerah presenter terbaik dari antara lebih seribu peserta. Mendapatkan anugerah pemakalah terbaik di luar negeri merupakan kebanggaan tersendiri bagi Stikes TMS.

Pada malam harinya, kembali Stikes TMS Bengkulu mendapat kehormatan untuk menghadiri International Round Table Conference dengan tema “Partnership for Collaboration” yang diselenggarakan oleh Jose Maria College, melibatkan 12 perguruan tinggi dari Indonesia, Malaysaia dan Filipina.

Dwiasti yang mewakili Stikes TMS mengemukakan kesiapan Stikes TMS untuk melakukan kolaborasi dalam penelitian ilmiah antar negara dengan partner dari Filipina dan Malaysia. Di sisi lain Dwiasti juga menawarkan peluang tukar menukar dosen dan mahasiswa dimana Stikes TMS dapat memperoleh manfaat dengan dengan kehadiran mahasiswa dan dosen dari Malaysia dan Filipina untuk merangsang semangat bersaing dan sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi utamanya bahasa Inggris. 

Melalui International Rund Table Conference yang diselenggarakan pada tanggal 27 malam ini, kedua belas perguruan tinggi peserta, sepakat membentuk konsorsium yang diberi nama: Konsorsium Davao 2018. Alhamdulillah, Stikes TMS mengukir sejarah sebagai salah perguruan tinggi pencetus deklarasi konsorsium tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *